| Rentang pengukuran | 0-20 mg/L |
| Suhu air terukur | 0-60℃ |
| Bahan cangkang elektroda | PVC |
| Resistor kompensasi suhu | 2.252K, 10K, 22K, Ptl00, Pt1000 |
| Umur sensor | >1 tahun |
| Panjang kabel | 1 m atau 2 m (terlindung ganda) |
| Batas deteksi terendah | 0,1 mg/L (ppm) (20℃) |
| Batas atas pengukuran | 20 mg/L (ppm) |
| Waktu respons | ≤1 menit (90%, 20℃) |
| Waktu polarisasi | >2 menit |
| Laju aliran minimum | 2,5 cm/detik |
| Melayang | <3%/bulan |
| Kesalahan pengukuran | <±1 PPM |
| Arus udara | 80-100nA (25℃) |
| Tegangan polarisasi | 0,7V |
| Nol oksigen | <5PPb(3 menit) |
| Interval kalibrasi | >60 hari |
Oksigen terlarut adalah ukuran jumlah oksigen gas yang terkandung dalam air. Air yang sehat dan dapat mendukung kehidupan harus mengandung oksigen terlarut (DO).
Oksigen terlarut masuk ke dalam air melalui:
penyerapan langsung dari atmosfer.
Pergerakan cepat akibat angin, gelombang, arus, atau aerasi mekanis.
Fotosintesis pada tumbuhan air sebagai produk sampingan dari proses tersebut.
Pengukuran oksigen terlarut dalam air dan pengolahan untuk mempertahankan kadar DO yang tepat merupakan fungsi penting dalam berbagai aplikasi pengolahan air. Meskipun oksigen terlarut diperlukan untuk mendukung kehidupan dan proses pengolahan, oksigen terlarut juga dapat merugikan, menyebabkan oksidasi yang merusak peralatan dan membahayakan produk. Oksigen terlarut memengaruhi:
Kualitas: Konsentrasi DO menentukan kualitas air sumber. Tanpa DO yang cukup, air akan menjadi busuk dan tidak sehat, sehingga memengaruhi kualitas lingkungan, air minum, dan produk lainnya.
Kepatuhan Regulasi: Untuk mematuhi peraturan, air limbah seringkali perlu memiliki konsentrasi DO tertentu sebelum dapat dibuang ke sungai, danau, atau saluran air. Air yang sehat dan dapat mendukung kehidupan harus mengandung oksigen terlarut.
Pengendalian Proses: Kadar DO sangat penting untuk mengendalikan pengolahan biologis air limbah, serta fase biofiltrasi produksi air minum. Dalam beberapa aplikasi industri (misalnya pembangkit listrik), setiap DO merugikan pembangkitan uap dan harus dihilangkan serta konsentrasinya harus dikendalikan dengan ketat.













