DDS-1706 adalah meter konduktivitas yang telah disempurnakan; berdasarkan DDS-307 yang ada di pasaran, alat ini ditambahkan dengan fungsi kompensasi suhu otomatis, dengan rasio harga-kinerja yang tinggi. Alat ini dapat digunakan secara luas untuk pemantauan berkelanjutan nilai konduktivitas larutan di pembangkit listrik tenaga termal, pupuk kimia, metalurgi, perlindungan lingkungan, industri farmasi, industri biokimia, makanan, dan air mengalir.
| Rentang pengukuran | Daya konduksi | 0,00 μS/cm…199,9 mS/cm | |
| TDS | 0,1 mg/L … 199,9 g/L | ||
| Salinitas | 0,0 ppt…80,0 ppt | ||
| Resistivitas | 0 Ω.cm … 100MΩ.cm | ||
| Suhu (ATC/MTC) | -5…105℃ | ||
| Resolusi | Daya konduksi | Otomatis | |
| TDS | Otomatis | ||
| Salinitas | 0,1 ppt | ||
| Resistivitas | Otomatis | ||
| Suhu | 0,1℃ | ||
| Kesalahan unit elektronik | EC/TDS/Sal/Res | ±0,5 % FS | |
| Suhu | ±0,3℃ | ||
| Kalibrasi | Satu poin | ||
| 9 solusi standar yang telah ditetapkan (Eropa, AS, Cina, Jepang) | |||
| Catu daya | DC5V-1W | ||
| Ukuran/berat | 220×210×70mm/0,5kg | ||
| Monitor | Layar LCD | ||
| Antarmuka input elektroda | Mini Din | ||
| Penyimpanan data | Data kalibrasi | ||
| 99 data pengukuran | |||
| Fungsi cetak | Hasil pengukuran | ||
| Hasil kalibrasi | |||
| Penyimpanan data | |||
| Gunakan kondisi lingkungan | Suhu | 5…40℃ | |
| Kelembaban relatif | 5%…80% (Bukan kondensat) | ||
| Kategori instalasi | II | ||
| Tingkat polusi | 2 | ||
| Ketinggian | <=2000 meter | ||
Daya konduksiadalah ukuran kemampuan air untuk menghantarkan arus listrik. Kemampuan ini berhubungan langsung dengan konsentrasi ion dalam air.
1. Ion-ion konduktif ini berasal dari garam terlarut dan bahan anorganik seperti alkali, klorida, sulfida, dan senyawa karbonat.
2. Senyawa yang larut menjadi ion juga dikenal sebagai elektrolit 40. Semakin banyak ion yang ada, semakin tinggi konduktivitas air. Demikian pula, semakin sedikit ion yang ada dalam air, semakin rendah konduktivitasnya. Air suling atau air deionisasi dapat bertindak sebagai isolator karena nilai konduktivitasnya yang sangat rendah (jika tidak dapat diabaikan). Air laut, di sisi lain, memiliki konduktivitas yang sangat tinggi.
Ion menghantarkan listrik karena muatan positif dan negatifnya.
Ketika elektrolit larut dalam air, elektrolit tersebut terpecah menjadi partikel bermuatan positif (kation) dan bermuatan negatif (anion). Saat zat terlarut terpecah dalam air, konsentrasi masing-masing muatan positif dan negatif tetap sama. Ini berarti bahwa meskipun konduktivitas air meningkat dengan penambahan ion, air tetap netral secara elektrik.













