Sebuah perusahaan perseroan terbatas industri kertas yang berlokasi di Provinsi Fujian adalah salah satu perusahaan produksi kertas terbesar di provinsi tersebut dan perusahaan kunci provinsi yang mengintegrasikan pembuatan kertas skala besar dengan pembangkitan panas dan listrik gabungan. Skala konstruksi total proyek ini mencakup empat set "boiler fluidized bed sirkulasi multi-bahan bakar suhu tinggi dan tekanan tinggi 630 t/jam + turbin uap tekanan balik 80 MW + generator 80 MW," dengan satu boiler berfungsi sebagai unit cadangan. Proyek ini diimplementasikan dalam dua fase: fase pertama terdiri dari tiga set konfigurasi peralatan yang disebutkan di atas, sedangkan fase kedua menambahkan satu set tambahan.
Analisis kualitas air memainkan peran penting dalam inspeksi boiler, karena kualitas air secara langsung memengaruhi pengoperasian boiler. Kualitas air yang buruk dapat menyebabkan inefisiensi operasional, kerusakan peralatan, dan potensi bahaya keselamatan bagi personel. Penerapan instrumen pemantauan kualitas air secara online secara signifikan mengurangi risiko insiden keselamatan terkait boiler, sehingga memastikan pengoperasian sistem boiler yang aman dan stabil.
Perusahaan tersebut telah mengadopsi instrumen analisis kualitas air dan sensor yang sesuai yang diproduksi oleh B.OQUDengan memantau parameter seperti pH, konduktivitas, oksigen terlarut, silikat, fosfat, dan ion natrium, hal ini memastikan pengoperasian boiler yang aman dan stabil, memperpanjang umur pakai peralatan, dan menjamin kualitas uap.
Produk Bekas:
pHG-2081Pro Penganalisis pH Online
Penganalisis Konduktivitas Online DDG-2080Pro
ANJING-2082Pro Penganalisis Oksigen Terlarut Online
GSGG-5089Pro Penganalisis Silikat Online
LSGG-5090Pro Penganalisis Fosfat Online
DWG-5088Pro Penganalisis Ion Natrium Online
Nilai pH: pH air boiler perlu dijaga dalam kisaran tertentu (biasanya 9-11). Jika terlalu rendah (asam), akan menyebabkan korosi pada komponen logam boiler (seperti pipa baja dan drum uap). Jika terlalu tinggi (sangat basa), dapat menyebabkan lapisan pelindung pada permukaan logam terlepas, yang mengakibatkan korosi basa. pH yang tepat juga dapat menghambat efek korosif karbon dioksida bebas dalam air dan mengurangi risiko kerak pada pipa.
Konduktivitas: Konduktivitas mencerminkan total kandungan ion terlarut dalam air. Semakin tinggi nilainya, semakin banyak pengotor (seperti garam) yang ada dalam air. Konduktivitas yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kerak pada boiler, korosi yang dipercepat, dan juga dapat memengaruhi kualitas uap (seperti membawa garam), mengurangi efisiensi termal, dan bahkan menyebabkan insiden keselamatan seperti pecahnya pipa.
Oksigen terlarut: Oksigen terlarut dalam air adalah penyebab utama korosi oksigen pada logam boiler, terutama pada economizer dan dinding berpendingin air. Hal ini dapat menyebabkan pengikisan dan penipisan permukaan logam, dan dalam kasus yang parah, kebocoran peralatan. Penting untuk mengontrol oksigen terlarut pada tingkat yang sangat rendah (biasanya ≤ 0,05 mg/L) melalui perlakuan deaerasi (seperti deaerasi termal dan deaerasi kimia).
Silikat: Silikat cenderung menguap bersama uap pada suhu dan tekanan tinggi, mengendap pada bilah turbin membentuk kerak silikat, yang mengurangi efisiensi turbin dan bahkan memengaruhi pengoperasiannya yang aman. Pemantauan silikat dapat mengontrol kandungan silikat dalam air boiler, memastikan kualitas uap, dan mencegah pembentukan kerak pada turbin.
Akar fosfat: Penambahan garam fosfat (seperti trinatrium fosfat) ke air boiler dapat bereaksi dengan ion kalsium dan magnesium untuk membentuk endapan fosfat lunak, mencegah pembentukan kerak keras (yaitu, "perawatan pencegahan kerak fosfat"). Pemantauan konsentrasi akar fosfat memastikan konsentrasinya tetap dalam kisaran yang wajar (biasanya 5-15 mg/L). Kadar yang terlalu tinggi dapat menyebabkan akar fosfat terbawa oleh uap, sedangkan kadar yang terlalu rendah tidak akan efektif mencegah pembentukan kerak.
Ion natrium: Ion natrium adalah ion yang dipisahkan dari garam dapur dalam air, dan kandungannya secara tidak langsung dapat mencerminkan tingkat konsentrasi air boiler dan kondisi garam yang terbawa oleh uap. Jika konsentrasi ion natrium terlalu tinggi, hal itu menunjukkan bahwa air boiler sangat pekat, yang rentan menyebabkan kerak dan korosi; ion natrium yang berlebihan dalam uap juga akan menyebabkan penumpukan garam di turbin uap, yang memengaruhi kinerja peralatan.

















